Fisiohome

Pengaruh Usia Terhadap Kesehatan Tulang yang Perlu Dipahami

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Bagaimana pengaruh usia terhadap kesehatan tulang. Ada banyak orang yang sering mempertanyakan hal ini. Sebab ada pengetahuan umum yang mengatakan bahwa tubuh manusia mengalami masa pertumbuhan bagus dan akan menurun seiring bertambahnya usia.

Seperti yang dapat Anda pahami, manusia saat masih kecil dan muda pasti memiliki stamina lebih baik. Mereka selalu aktif melakukan berbagai kegiatan, bahkan kelelahan juga masih dapat diatasi. Sedangkan orang tua sudah tidak bisa aktif melakukan banyak aktivitas lain.

Itu sebabnya usia memang sangat berpengaruh pada tubuh manusia, sama dengan pengaruh usia terhadap kesehatan tulang. Mulai dari lahir sampai tua, manusia memiliki organ keras yang disebut dengan tulang, namun organ ini akan berubah seiring bertambahnya usia.

Anda harus tahu bagaimana usia mempengaruhi tulang pada manusia tersebut. Dengan mempelajarinya, Anda bisa lebih memahami bagaimana seharusnya menjaga kesehatan organ keras agar bisa hidup dengan nyaman di usia tua.

 

Beberapa Pengaruh Usia Terhadap Kesehatan Tulang

Kesehatan adalah hal yang sangat penting bagi manusia, karena kesehatan akan selalu mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Misalnya jika sehat, manusia akan mudah melakukan berbagai aktivitas. Namun jika sakit, pasti terasa tidak nyaman dan sulit melakukan aktivitas.

Sama dengan kesehatan tulang, jika Anda mengalami kesehatan pada organ tersebut, pasti hidup akan terasa lebih nyaman. Sebaliknya jika ada masalah, pasti hidup tidak akan terasa nyaman. Kondisi kesehatan tulang tersebut bisa dipengaruhi usia dan mengalami hal ini.

1. Pengeroposan

Pengaruh usia terhadap kesehatan tulang adalah pengeroposan. Manusia sejak lahir memiliki organ keras yang lama kelamaan kepadatannya semakin bagus. Namun saat menua, kepadatan ini sudah mulai berkurang sehingga menyebabkan pengeroposan atau penyakit osteoporosis.

Kepadatan pada organ keras menyusun bagian dalam tulangnya agar semakin kuat. Kepadatan ini ditunjang oleh vitamin D dan kalsium. Namun seiring bertambahnya umur, pasti proses penyerapan vitamin D dan kalsium juga sudah melemah.

Sedangkan pengeroposan merupakan kondisi ketika bagian dalam tulangnya sudah mulai runtuh. Anda bisa membayangkan kejadian osteoporosis seperti sebuah kayu yang semula kuat, namun lama kelamaan mengalami pengeroposan dan tidak kuat menopang beban.

Osteoporosis bisa menyerang berbagai bagian, jadi tidak hanya sebatas di daerah punggung saja. Banyak orang tua yang mengalami pengeroposan sehingga sering mengalami kesakitan setiap kali beraktivitas.

2. Penipisan

Pengaruh usia terhadap kesehatan tulang dapat berupa penipisan. Anda pasti bisa membayangkan bahwa tulang manusia sangat tebal, sehingga sangat kuat untuk menopang tubuh. Namun lama kelamaan, organ ini juga bisa menipis karena faktor vitamin D dan kalsium.

Tetapi hal ini sangat umum terjadi, karena kekurangan vitamin D dan kalsium juga bisa disebabkan oleh fungsi tubuh yang menurun, sehingga tidak bisa menyerap vitamin dan kalsium dengan baik. Penipisan dapat berakibat buruk karena dapat menyebabkan patah tulang.

Namun meskipun saat tua sangat mungkin mengalami penipisan, orang – orang tetap bisa mencoba mencegah dampak dari penipisan, yaitu dengan cara konsumsi vitamin D secara terus menerus. Salah satunya dengan sering berjemur di bawah sinar matahari.

3. Berkurangnya jumlah tulang

Anda juga harus tahu bahwa saat lahir, manusia memiliki jumlah tulang yang cukup banyak sampai 300. Namun ketika usianya bertambah, tulangnya justru berkurang jumlahnya sampai menyisakan sekitar 200 buah. Tetapi ukurannya tentu sudah lebih besar dari sebelumnya.

Alasan mengapa jumlah tulangnya berkurang adalah karena organ tersebut sudah saling menyatu selama manusia tumbuh. Pengaruh usia terhadap kesehatan tulang ini sebenarnya tidak menyebabkan dampak buruk apa – apa.

Hal ini karena jumlah tulang yang sudah berkurang terjadi karena membentuk organ lainnya dengan ukuran lebih besar atau panjang. Sehingga sebenarnya jumlah tulang banyak atau sedikit dapat dikatakan sama saja, karena volumenya sama dengan jumlah berbeda.

4. Berkurangnya massa tulang

Pengaruh usia terhadap kesehatan tulang berikutnya adalah berkurangnya massa. Hal ini disebabkan oleh pengeroposan atau osteoporosis. Masalah tersebut membuat bagian dalam tulang menjadi berkurang, sehingga secara otomatis massanya juga berkurang.

Berkurangnya massa organ keras juga berpengaruh pada berat badan, sehingga sangat umum orang berusia tua memiliki berat badan lebih ringan dari saat masih muda. Berkurangnya massa juga dapat dipengaruhi oleh penipisan pada organ keras.

Terkadang, bentuk organ keras pada manusia juga bisa berubah seiring berjalannya waktu, misalnya karena kebiasaan sehari – hari yang selalu dilakukan. Misalnya kebiasaan bungkuk dapat menghasilkan bentuk bungkuk saat sudah tua.

5. Tulang melemah

Tulang melemah juga menjadi salah satu bentuk pengaruh usia terhadap kesehatan tulang. Semakin tua, berbagai organ memang sudah melemah, karena semua organ memiliki masa. Namun sebenarnya, kesehatan semua organ dapat dijaga sejak masih muda dengan olahraga.

Tetapi ada juga beberapa orang yang mengalami kelemahan pada organ keras dan berbagai organ lainnya meskipun sudah sering olahraga, karena melemahnya tubuh manusia pada usia tua merupakan hal yang cukup wajar terjadi.

Melemahnya organ keras dapat berdampak pada aktivitas sehari – hari. Manusia berusia tua tidak akan sekuat saat masih muda, mereka tidak mampu mengangkat beban – beban berat lagi. Bahkan mungkin membutuhkan bantuan alat meskipun hanya untuk pindah tempat.

6. Tulang berhenti tumbuh

Pengaruh usia terhadap kesehatan tulang lainnya yang sudah jelas adalah berhentinya pertumbuhan. Manusia tumbuh menjadi lebih tinggi dari sebelumnya karena ada proses pertumbuhan dari tulangnya. Namun tentu pertumbuhan ini tidak berlangsung selamanya.

Pertumbuhan tulang manusia umumnya terjadi pada usia 25 sampai 30 tahun. Sehingga tidak berhenti di umur yang sudah sangat tua, justru berhenti di usia muda. Namun pertumbuhan ini masih tetap bisa dipaksakan berjalan dengan cara banyak olahraga untuk meninggikan badan.

Tetapi saat sudah sangat tua, olahraga tidak akan memberikan hasil untuk pertumbuhan organ keras, karena saat sudah tua, pertumbuhan tulang sudah benar – benar berhenti atau tidak dapat dipaksakan agar tumbuh kembali.

7. Rentan terkena penyakit

Pengaruh usia terhadap kesehatan tulang terakhir adalah tulangnya menjadi rentan terkena penyakit. Hal ini sudah wajar sekali terjadi pada orang tua, meskipun sebagian penyakit yang berhubungan dengan organ keras masih dapat disembuhkan dengan terapi atau obat biasa.

Penyakit organ keras yang terjadi pada orang tua tidak hanya sebatas osteoporosis, namun juga pelunakan, bahkan berbagai penyakit lainnya yang lebih parah. Alasannya adalah karena organ keras pada tubuh manusia sudah tidak memiliki pelindung sebaik pelindung saat masih muda.

Meskipun kesehatan organ keras pada tubuh manusia bisa mengalami penurunan di usia tua, namun sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meringankan atau bahkan mencegah masalah pada tulang.

Misalnya dengan merawat kesehatan sejak muda, dengan cara sering olahraga, makan makanan sehat, konsumsi kalsium dan vitamin D. Bisa juga dengan melakukan terapi untuk mengurangi dampak dari pengaruh usia terhadap kesehatan tulang.

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

Fisioterapi

Peran Fisioterapi Jakarta Atasi Kondisi Inkontinensia Urine

Fisioterapi Jakarta bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kondisi inkontinensia urine. Terapis akan membantu penderita dengan memberikan beberapa latihan tertentu guna mengatasi kondisi tersebut.

Fisioterapi

Peran Fisioterapi Tangerang dapat Membantu Mengatasi Skoliosis

Skoliosis adalah kelainan tulang belakang yang dapat diatasi menggunakan berbagai cara, salah satunya adalah menggunakan pengobatan fisioterapi Tangerang. Intervensi terapis terlatih dapat membantu memperbaiki kelainan

Do You Want To Boost Your Business?

drop us a line and keep in touch

Syarat dan Ketentuan
Promo

Syarat dan Ketentuan:

  • Promo berlaku untuk layanan home visit fisioterapi di wilayah tertentu.
  • Waktu layanan home visit fisioterapi terbatas, dan tersedia berdasarkan jadwal yang telah ditentukan.
  • Pasien diharuskan mendaftar melalui platform atau saluran yang ditentukan.
  • Konfirmasi layanan home visit akan diberikan setelah pendaftaran dan penjadwalan telah berhasil.
  • Promo tidak bisa digabung dengan promo lainnya.

Visit Suite

  • Fisioterapi visit 1x
  • Bisa pesan dan datang hari ini
  • Durasi 45-60 menit
  • Menggunakan alat Infrared / Ultra Sound / TENS (Jika dibutuhkan)

Visit Luxury

  • Fisioterapi visit 8x
  • Bisa pesan dan datang hari ini
  • Durasi 45-60 menit
  • Menggunakan alat Infrared / Ultra Sound / TENS (Jika dibutuhkan)

Visit Platinum

  • Fisioterapi visit 12x
  • Bisa pesan dan datang hari ini
  • Durasi 45-60 menit
  • Menggunakan alat Infrared / Ultra Sound / TENS (Jika dibutuhkan)

Visit Royal Family

  • Fisioterapi visit 9x sesi
  • Bisa dipakai seluruh keluarga dengan 1 alamat yang sama
  • Bisa untuk melayani semua anggota keluarga dengan 1x pemesanan dengan 1 alamat yang sama
  • Bisa pesan dan datang hari ini
  • Durasi 45-60 menit
  • Max 3x sesi per visit
  • Menggunakan alat Infrared / Ultra Sound / TENS (Jika dibutuhkan)

Visit Sport Event

  • Personal fisioterapi untuk event (Olaharaga/Kesehatan)
  • Pendampingan Fisioterapis pada event olahraga
  • Pendampingan personal Fisioterapis perorangan