Header Fisiohome
🎉 Pesan Fisioterapi Melalui Website, Harga lebih hemat dan lebih praktis Pesan Sekarang →

Dari Nyeri Lutut ke Langkah yang Lebih Ringan Cerita Ibu Sri Wahyuni Melawan Osteoarthritis Bersama Fisiohome

Wajah Sri Wahyuni
Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on linkedin
LinkedIn
Share on skype
Skype
Share on email
Email
Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on linkedin
LinkedIn
Share on skype
Skype
Share on email
Email

Profil Pasien

  • Nama: Sri Wahyuni
  • Usia: 58 Tahun
  • Domisili: Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat
  • Keluhan: Nyeri lutut akibat osteoarthritis

“Saya sempat berpikir, mungkin rasa sakit ini memang bagian dari bertambahnya usia. Tapi ternyata, nyeri lutut bukan sesuatu yang harus diterima begitu saja. Setelah menjalani fisioterapi secara rutin, saya mulai bisa bergerak lebih nyaman dan kembali melakukan aktivitas yang sebelumnya terasa sulit.”
— Sri Wahyuni

Awal Mula Nyeri Lutut yang Mengubah Rutinitas

Selama puluhan tahun, Sri Wahyuni dikenal sebagai sosok ibu yang aktif di lingkungan tempat tinggalnya di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Di usia 58 tahun, dia tetap menjalani berbagai aktivitas sehari-hari secara mandiri. Mulai dari memasak, membersihkan rumah, menyiram tanaman, berbelanja kebutuhan harian, hingga menghabiskan waktu bermain bersama cucu menjadi bagian dari rutinitas yang selalu ia nikmati.

Namun, beberapa tahun terakhir, Sri mulai merasakan nyeri pada salah satu lututnya. Awalnya, keluhan tersebut hanya muncul sesekali setelah beraktivitas seharian. Ia menganggap rasa nyeri itu sebagai hal yang wajar karena usia yang semakin bertambah. Seiring berjalannya waktu, rasa sakit tidak lagi muncul hanya setelah beraktivitas berat. Berdiri setelah duduk cukup lama terasa kaku, berjalan dalam jarak pendek mulai melelahkan, dan naik turun tangga harus dilakukan secara perlahan sambil berpegangan pada dinding atau pagar.

“Awalnya saya hanya mengoleskan minyak dan memilih beristirahat. Saya pikir nanti juga akan membaik sendiri. Ternyata justru semakin sering kambuh dan rasa sakitnya makin mengganggu.”
— Sri Wahyuni

Mendapat Diagnosis Osteoarthritis

Suatu pagi, ketika hendak bangun dari tempat tidur, lutut Sri terasa sangat kaku hingga sulit menopang berat badannya. Dia bahkan harus kembali duduk karena khawatir terjatuh. Melihat kondisi tersebut, keluarga memutuskan untuk membawanya berkonsultasi dengan dokter.

Gambar Sri Wahyuni yang sedih
Sumber Gambar Resmi : Fisiohome

Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menjelaskan bahwa Sri mengalami osteoarthritis, yaitu kondisi ketika tulang rawan pada sendi mengalami kerusakan sehingga menimbulkan nyeri, kaku, serta keterbatasan gerak. Dokter menerangkan bahwa kondisi ini cukup sering dialami oleh orang lanjut usia, tetapi gejalanya dapat dikelola dengan penanganan yang tepat.

Selain memberikan pengobatan sesuai kebutuhan, dokter juga menyarankan agar Sri menjalani fisioterapi secara rutin untuk membantu mengurangi keluhan, meningkatkan kekuatan otot di sekitar lutut, menjaga fungsi sendi, serta memperbaiki kemampuan bergerak.

Kendala Menjalani Terapi di Fasilitas Kesehatan

Meskipun sudah mendapatkan rekomendasi dari dokter, Sri menghadapi kendala lain. Lokasi fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan fisioterapi cukup jauh dari rumahnya. Setiap kali harus bepergian menggunakan kendaraan, lututnya justru terasa semakin nyeri akibat perjalanan yang cukup panjang.

Belum lagi waktu yang harus dihabiskan untuk perjalanan dan antrean membuatnya beberapa kali menunda jadwal terapi. Padahal, ia menyadari bahwa terapi yang dilakukan secara rutin sangat penting untuk membantu proses pemulihan. Melihat kondisi tersebut, anak Sri mulai mencari layanan fisioterapi yang dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan rumah.

Mengenal Layanan Fisioterapi ke Rumah 

Karena khawatir kondisi lutut ibunya semakin memburuk akibat sering menunda terapi, anak Sri Wahyuni mulai mencari alternatif layanan fisioterapi yang lebih praktis. Ia mencari informasi melalui Google, media sosial seperti Instagram dan Facebook, serta membaca berbagai ulasan dari pasien lain mengenai layanan fisioterapi yang dapat dilakukan di rumah. Dari hasil pencarian tersebut, keluarga akhirnya menemukan Fisiohome, sebuah layanan fisioterapi ke rumah yang menghadirkan fisioterapis profesional langsung ke rumah pasien.

Informasi yang mereka temukan sangat meyakinkan karena Fisiohome telah melayani berbagai kondisi, mulai dari osteoarthritis, stroke, cedera olahraga, saraf kejepit, hingga rehabilitasi pascaoperasi. Selain itu, proses pemesanannya juga dinilai mudah karena dapat dilakukan secara online melalui website maupun WhatsApp.

Yang semakin membuat keluarga Sri yakin adalah rekam jejak Fisiohome. Berdasarkan informasi yang tersedia pada tahun 2026, Fisiohome telah menangani lebih dari 250.000 pasien, didukung oleh ribuan fisioterapis profesional, serta menjangkau berbagai kota di Indonesia.

Pencapaian tersebut memberikan rasa percaya bahwa layanan yang dipilih telah dipercaya oleh banyak pasien dengan berbagai kebutuhan rehabilitasi. Meski demikian, Sri mengaku sempat merasa ragu karena belum pernah menjalani fisioterapi di rumah.

“Saya sempat bertanya-tanya apakah terapi di rumah hasilnya akan sama seperti di klinik. Tapi setelah melihat informasi di internet, membaca pengalaman pasien lain, dan mendapatkan penjelasan dari tim Fisiohome, saya jadi lebih yakin untuk mencoba.”
— Sri Wahyuni

Keraguan tersebut perlahan menghilang setelah fisioterapis datang ke rumah dan menjelaskan seluruh proses terapi secara profesional. Sri pun merasa lebih tenang karena terapi dilakukan sesuai kondisi kesehatannya, tanpa harus menempuh perjalanan jauh atau menghabiskan waktu mengantre di fasilitas kesehatan.

Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa layanan fisioterapi homecare dapat menjadi solusi yang nyaman bagi pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas maupun kesulitan datang langsung ke klinik.

Asesmen Menyeluruh Sebelum Terapi Dimulai

Pada kunjungan pertama, fisioterapis tidak langsung memberikan latihan. Terlebih dahulu dilakukan asesmen menyeluruh untuk mengetahui kondisi Sri secara lebih detail.  

Fisioterapis mengevaluasi tingkat nyeri yang dirasakan, kemampuan berjalan, kekuatan otot, rentang gerak lutut, pola aktivitas sehari-hari, hingga gerakan apa saja yang paling sulit dilakukan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, fisioterapis kemudian menyusun program latihan yang disesuaikan dengan kondisi Sri.

Selain itu, fisioterapis juga menjelaskan bahwa tujuan fisioterapi bukan untuk menghilangkan nyeri secara instan, melainkan membantu mengurangi keluhan secara bertahap, meningkatkan fungsi sendi, memperkuat otot, serta membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman.

Penjelasan tersebut membuat Sri merasa jauh lebih tenang.

“Fisioterapis menjelaskan semuanya dengan sabar. Saya jadi mengerti bahwa lutut saya masih bisa dilatih agar bergerak lebih baik, bukan berarti harus pasrah dengan rasa sakit.”
— Sri Wahyuni

Program Latihan yang Disesuaikan Kondisi Pasien

Setelah berkonsultasi dengan fisioterapis Fisiohome, Sri memutuskan memilih Paket Visit Luxury, yaitu program fisioterapi ke rumah dengan 8 kali kunjungan. Setiap sesi berlangsung sekitar 45–60 menit dan disesuaikan dengan kondisi serta perkembangan kemampuan Sri dari waktu ke waktu.

Keunggulan paket ini juga mencakup penggunaan alat terapi seperti Infrared, Ultrasound, dan TENS apabila memang dibutuhkan berdasarkan hasil evaluasi fisioterapis. Selain itu, Sri diberikan keleluasaan untuk menentukan sendiri jadwal kunjungan sesuai aktivitas dan kenyamanan di rumah.

Selama menjalani program terapi, setiap sesi dilakukan secara bertahap dan terarah. Pada tahap awal, fisioterapis berfokus pada latihan ringan untuk membantu meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan pada sendi lutut.

Setelah kondisi Sri mulai membaik, latihan dilanjutkan dengan penguatan otot paha dan tungkai yang berperan penting dalam menopang lutut, kemudian ditambah latihan keseimbangan serta latihan fungsional agar Sri dapat kembali melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Seluruh gerakan diberikan secara aman tanpa dipaksakan. Fisioterapis selalu memantau respons tubuh Sri selama latihan. Apabila muncul rasa tidak nyaman atau nyeri, intensitas latihan langsung disesuaikan sehingga proses rehabilitasi tetap berjalan optimal tanpa meningkatkan risiko cedera.

Gambar Sri Wahyuni yang akan melaksanakan terapi
Sumber Gambar Resmi : Fisiohome

Pada beberapa sesi, fisioterapis juga memanfaatkan modalitas terapi seperti Infrared, Ultrasound, atau TENS untuk membantu mengurangi nyeri, meningkatkan sirkulasi darah, serta mendukung proses pemulihan jaringan sesuai indikasi medis. Penggunaan alat tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kondisi Sri pada setiap kunjungan sehingga terapi menjadi lebih optimal dan tepat sasaran. Selain latihan fisik, Sri juga mendapatkan edukasi yang komprehensif mengenai cara menjaga kesehatan sendi lutut dalam kehidupan sehari-hari.

Fisioterapis mengajarkan cara mengurangi beban pada lutut, seperti menggunakan alas kaki yang nyaman, menghindari posisi duduk terlalu rendah, membatasi berdiri atau berjalan terlalu lama, serta menerapkan pola aktivitas yang lebih ramah terhadap sendi. Sri juga diberikan latihan mandiri yang dapat dilakukan di rumah agar hasil terapi tetap terjaga di antara jadwal kunjungan fisioterapis.

Dengan kombinasi latihan yang terstruktur, edukasi yang menyeluruh, serta fleksibilitas jadwal kunjungan melalui Paket Visit Luxury, Sri merasa proses pemulihannya berjalan lebih nyaman karena seluruh terapi dilakukan langsung di rumah tanpa perlu mengantre atau bepergian ke fasilitas kesehatan.

Perubahan Positif Setelah Menjalani Fisioterapi

Setelah beberapa kali menjalani terapi secara rutin, Sri mulai merasakan perubahan. Nyeri memang belum hilang sepenuhnya, tetapi intensitasnya berkurang. Lutut terasa lebih ringan ketika digunakan berjalan, rasa kaku saat bangun tidur mulai berkurang, dan ia sudah lebih percaya diri saat beraktivitas. Perubahan kecil tersebut memberikan semangat baru untuk terus menjalani terapi.

“Sekarang saya sudah mulai berani berjalan lebih jauh. Dulu saya selalu takut lutut tiba-tiba sakit saat berjalan. Sekarang saya lebih percaya diri menjalani aktivitas.”
— Sri Wahyuni

Keluarga pun ikut merasakan perubahan yang signifikan. Sri mulai kembali membantu pekerjaan rumah ringan, menyiram tanaman, memasak, hingga menikmati waktu bersama cucu tanpa terus-menerus mengeluhkan nyeri pada lutut.

Menurut anak Sri, layanan fisioterapi homecare memberikan banyak kemudahan karena ibunya tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan terapi.

“Ibu lebih nyaman karena tidak perlu bepergian jauh. Jadwal terapi juga lebih fleksibel sehingga beliau bisa lebih konsisten menjalani latihan. Kami sebagai keluarga juga ikut belajar bagaimana mendampingi ibu agar tetap aktif dengan cara yang aman.”
— Adi Anaknya Ibu Sri Wahyuni

Terapi di Rumah Memberikan Kenyamanan Lebih

Salah satu hal yang paling dirasakan Sri adalah fisioterapis dapat melihat secara langsung lingkungan tempat ia beraktivitas setiap hari. Dengan begitu, latihan dan edukasi yang diberikan menjadi lebih relevan dengan kondisi di rumah.

Fisioterapis juga memberikan berbagai saran sederhana, seperti cara berdiri yang benar, teknik naik turun tangga yang lebih aman, hingga kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar beban pada lutut tidak semakin berat.

Pendekatan yang personal tersebut membuat Sri merasa lebih mudah menerapkan setiap latihan dalam kehidupan sehari-hari.

Harapan Sri Wahyuni untuk Penderita Osteoarthritis

Kini, meskipun masih harus menjaga kondisi lututnya, Sri merasa kualitas hidupnya jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ia dapat menjalani aktivitas dengan lebih nyaman dan tidak lagi merasa bahwa osteoarthritis membatasi seluruh kegiatannya.

“Saya bersyukur masih bisa berjalan, memasak, dan menikmati waktu bersama keluarga tanpa terus-menerus memikirkan rasa sakit. Prosesnya memang tidak instan, tetapi sedikit demi sedikit saya merasakan perubahan yang berarti.”
— Sri Wahyuni

Melalui pengalamannya, Sri berharap semakin banyak orang yang mengalami nyeri lutut akibat osteoarthritis tidak menunda untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Penanganan yang tepat, termasuk fisioterapi sesuai anjuran tenaga medis, dapat membantu menjaga fungsi sendi, meningkatkan kemampuan bergerak, serta mendukung kualitas hidup yang lebih baik.

Baginya, proses pemulihan memang membutuhkan waktu, tetapi dengan terapi yang konsisten, dukungan keluarga, dan pendampingan fisioterapis profesional, setiap langkah kecil menuju perbaikan akan terasa sangat berarti.



Berlangganan Newsletter Kami

Dapatkan pembaruan dan belajar dari yang terbaik

Lebih Banyak yang Bisa Dieksplorasi

Pesan jasa fisioterapis sekarang juga!

Atasi keluhan fisik Anda dengan bantuan fisioterapis ahli. Pesan sekarang juga dan rasakan manfaatnya!

Pesan jasa fisioterapis sekarang juga!

Atasi keluhan fisik Anda dengan bantuan fisioterapis ahli. Pesan sekarang juga dan rasakan manfaatnya!

Fisiohome X CareNow

Promo ini berlaku selama periode promo: 1 November – 31 Desember 2024

Syarat & Ketentuan Promo:
1.⁠ ⁠Diskon Rp 75.000 untuk transaksi minimal Rp 2.000.000
2.⁠ ⁠Berlaku untuk seluruh layanan Fisiohome
3.⁠ ⁠Promo hanya dapat digunakan untuk 1x pengguna per pasien

Klik di sini untuk menghubungi kami via WhatsApp di +62 882-9874-5399 atau hubungi langsung untuk konsultasi mengenai promo ini.  Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan layanan fisioterapi terbaik dengan harga spesial.

Syarat dan Ketentuan
Promo

Syarat dan Ketentuan:

  • Promo berlaku untuk layanan home visit fisioterapi di wilayah tertentu.
  • Waktu layanan home visit fisioterapi terbatas, dan tersedia berdasarkan jadwal yang telah ditentukan.
  • Pasien diharuskan mendaftar melalui platform atau saluran yang ditentukan.
  • Konfirmasi layanan home visit akan diberikan setelah pendaftaran dan penjadwalan telah berhasil.
  • Promo tidak bisa digabung dengan promo lainnya.

Visit Suite

  • Fisioterapi visit 1x
  • Bisa pesan dan datang hari ini
  • Durasi 45-60 menit
  • Menggunakan alat Infrared / Ultra Sound / TENS (Jika dibutuhkan)

Visit Luxury

  • Fisioterapi visit 8x
  • Bisa pesan dan datang hari ini
  • Durasi 45-60 menit
  • Menggunakan alat Infrared / Ultra Sound / TENS (Jika dibutuhkan)

Visit Platinum

  • Fisioterapi visit 12x
  • Bisa pesan dan datang hari ini
  • Durasi 45-60 menit
  • Menggunakan alat Infrared / Ultra Sound / TENS (Jika dibutuhkan)

Visit Royal Family

  • Fisioterapi visit 9x sesi
  • Bisa dipakai seluruh keluarga dengan 1 alamat yang sama
  • Bisa untuk melayani semua anggota keluarga dengan 1x pemesanan dengan 1 alamat yang sama
  • Bisa pesan dan datang hari ini
  • Durasi 45-60 menit
  • Max 3x sesi per visit
  • Menggunakan alat Infrared / Ultra Sound / TENS (Jika dibutuhkan)

Visit Sport Event

  • Personal fisioterapi untuk event (Olaharaga/Kesehatan)
  • Pendampingan Fisioterapis pada event olahraga
  • Pendampingan personal Fisioterapis perorangan